Ketahui Fungsi Data Warehouse dan Contoh Data Ware House Perusahaan

Ketahui-Fungsi-Data-Warehouse-dan-Contoh-Data-Ware-House-Perusahaan
Sumber: freepik.com
Setiap perusahaan besar selalu memiliki warehouse, karena perannya yang penting dalam dunia bisnis. Apabila kamu bercita-cita menjadi manajer suatu hari nanti, kamu perlu memahami peranan data warehouse dalam pengambilan keputusan. Sudah pasti pengambilan keputusan tersebut sangat krusial bagi perusahaan. Kamu juga perlu tahu fungsi data warehouse. 

Mengapa Data Warehouse Penting? 

Setiap perusahaan yang menghasilkan produk atau layanan memerlukan warehouse. Ini sudah pasti ada alasannya, karena warehouse akan digunakan oleh pihak manajemen dalam mengambil sebuah keputusan. Ketika suatu perusahaan sudah memiliki warehouse, mudah untuk dibuatkan DSS maupun EIS yang berguna untuk analisis sebelum pengambilan keputusan. 

Tugas-Tugas dari Data Warehouse 

Data warehouse memiliki tiga macam tugas dan ini dijelaskan oleh Williams. Ketiga tugas tersebut dapat kamu lihat berikut. 

1. Pembuatan Laporan 

Data warehouse ini paling sering dipakai dalam pembuatan laporan secara berkala menggunakan query sederhana. Jangka waktu yang dilaporkan tergantung pada keperluan, seperti perhari, perbulan, pertahun, atau periode waktu lainnya. 

2. On-Line Analytical Processing (OLAP) 

Data warehouse juga memudahkan manajemen dalam mengumpulkan informasi untuk dibuat summary maupun dianalisis secara mendetail. OLAP tersebut memanfaatkan suatu konsep data multi-dimensi dimana semua orang yang berkepentingan mampu menganalisa data secara detail. Itu semua dilakukan tanpa adanya bahasa pemrograman SQL. 
Konsep data muti-dimensi ini memungkinkan untuk melihat data yang sama dengan memakai fungsi berbeda. Beberapa fasilitas yang ada pada OLAP yakni drill-down dan roll-up. Drill-down merupakan suatu kemampuan dalam melihat informasi secara terperinci atau mendetail. Sedangkan Roll-up merupakan kebalikan dari Drill-down. 

3. Data Mining 

Data mining adalah suatu proses menggali pengetahuan maupun informasi yang sifatnya baru berasal dari data yang jumlahnya banyak dan tersedia dalam data warehouse. Proses penggalian tersebut memakai bantuan dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), matematika dan statistika. Teknologi data mining bisa menjadi penghubung komunikasi antara pemakai dan data.

Fungsi dari Data Warehouse 

Sumber: freepik.com

Kamu sudah memahami bahwa data warehouse ini merupakan sebuah sistem yang bertugas mengumpulkan data dari banyak sumber di suatu perusahaan. Tujuan dari warehouse adalah kemudahan dalam membuat laporan untuk membuat keputusan dalam bisnis. Jenis data yang diambil dan dikumpulkan berupa data fisik maupun logis.

Fungsi yang paling utama dari sebuah data warehouse yakni memberikan informasi korelasi antar data yang berada dalam sistem. Misalkan saja produk yang dipesan oleh seorang pelanggan dan tertulis pada bagian purchase order.

Sistem purchase order tersebut juga dapat digunakan sebagai jalan untuk menganalisa dengan menggunakan query yang kompleks. Fungsi data warehouse:

1. Mempermudah Pengambilan Suatu Keputusan dengan Lebih Baik 

Data warehouse dapat sangat membantu manajer dalam mengambil keputusan dan tidak lagi hanya memakai firasat maupun ilmu kira-kira akibat data yang terbatas. Tersedia banyak data berupa fakta dan statistic dalam data warehouse.

Keputusan yang diambil oleh manajer sudah pasti sangat berperan penting dalam kemajuan sebuah perusahaan. Manajer yang dimaksud meliputi seluruh divisi yang ada pada perusahaan, misalnya saja manajer pemasaran, manajer inventaris, manajer keuangan, dan manajer penjualan. 

Baca juga : Hosting untuk menyimpan data website

2. Kemudahan Mengakses Data yang Cepat 

Fungsi data warehouse yang berikutnya adalah kemudahan mengakses data secara cepat. Kamu pasti memahami bahwa saat ini semua perusahaan selalu berusaha bergerak cepat dalam melakukan inovasi, cepat dalam pembuatan iklan kreatif, cepat dan tepat dalam memutuskan sebuah strategi, dan lainnya. Itu semua berkaitan dengan persaingan dagang antar perusahaan. 

Hampir setiap pebisnis selalu dapat mencari informasi data yang berasal dari banyak sumber. Waktu sangat dihargai oleh para pebisnis, sehingga tidak boleh hanya dihabiskan secara sia-sia dengan mencari data dari beberapa sumber. Mengetahui data dari banyak sumber juga dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.

3. Membantu Perusahaan Menjaga Kualitas dengan Konsistensi Data 

Sebuah data warehouse memungkinkan pengambilan data dari berbagai sumber dan membuatnya menjadi satu format. Seluruh departemen perusahaan dengan data warehouse ini selalu berpatokan pada data tersebut yang menghasilkan sinergi dan konsistensi dalam berkoordinasi guna mencapai satu tujuan perusahaan bersama.

Data yang dipakai oleh semua divisi tersebut akurat, karena merujuk pada sumber yang sama yaitu data warehouse. Data yang akurat akan membantu pengambilan keputusan yang benar.

4. Menyediakan Banyak Historical Intelligence 

Sebuah data warehouse mampu menyimpan banyak data historical, sehingga semua orang dalam perusahaan dapat membuat analisa dengan periode tertentu. Orang dalam perusahaan juga dapat membuat melakukan prediksi terhadap trend yang akan datang. Sebuah data yang dihasilkan melalui data warehouse juga berguna dalam membuat histori sistem transaksi.

5. Mampu Membuat ROI Tinggi 

Dalam dunia bisnis ada yang namanya ROI dan semua orang harus memahaminya, agar perusahaan bisa benar-benar memahami keuntungan yang didapatkan. ROI sendiri merupakan singkatan dari Return on Investment yang mana membahas tentang rasio antara biaya investasi yang diperoleh dan laba bersih dengan berinvestasi di beberapa sumber.

Perusahaan yang memiliki ROI tinggi berarti sudah mendapatkan keuntungan dari investasi yang tinggi. Sebuah data warehouse mampu membantu perusahaan mendapatkan pengembalian keuntungan investasi yang tinggi melalui pengambilan keputusan manajer yang tepat. Perusahaan yang memakai sistem data warehouse dapat berhemat uang juga.

Beberapa Contoh Penyedia Data Warehouse 

Membuat sebuah data warehouse bukan tugas yang mudah dan ini cukup rumit untuk dilakukan, meskipun sebuah perusahaan memiliki divisi IT. Namun sekarang para manajer tidak perlu pusing mengenai hal tersebut, karena sudah banyak tersedia jasa pembuatan data warehouse. Kamu bisa mengetahui beberapa perusahaan penyedia pembuatan data warehouse berikut.

1. Amazon Redshift 

Pembuatan data warehouse disediakan oleh perusahaan terbesar dari marketplace yakni Amazon. Data warehouse buatan Amazon ini menawarkan sebuah sistem penyimpanan data cloud yang terkenal akan kecepatan tingginya. Penggunaan data warehouse ini cocok untuk perusahaan yang memiliki beban kerja konkuren tinggi. Beberapa fitur yang ditawarkan: 
  • Inteligensi bisnis dengan membuat keputusan sebuah perusahaan dari data yang bertumbuh dan bergerak
  • Membuat analisa yang prediktif 
  • Membuat analisa yang real-time dengan data real-time 

2. Panoply

Perusahaan lainnya yang juga menyediakan data warehouse adalah Panoply. Bahkan data warehouse yang mereka buat ini mampu dioperasikan secara mudah dan tidak memerlukan coding saat melakukan pengambilan data. Panoply menggunakan Natural Language Processing (NLP) yang berguna dalam membuat informasi dari banyak sumber dengan metode eliminasi.

Panoply juga mampu melakukan perampingan data yang sangat membantu mengurangi jumlah data yang yang harus diambil. Hal tersebut membuat waktu yang diperlukan saat pengambilan data menjadi singkat. Penggunanya juga akan dapat melakukan penambahan data dari banyak sumber.

3. BigQuery 

Google juga memiliki data warehouse yang disebut dengan BigQuery. Data warehouse tersebut dijalankan tanpa memerlukan server dan memiliki skala besar serta dapat dibeli dengan harga cukup terjangkau. Beberapa fitur BigQuery adalah mengatur data warehouse menggunakan SQL untuk membuat analisa real-time.

Belum ada Komentar untuk "Ketahui Fungsi Data Warehouse dan Contoh Data Ware House Perusahaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel