4 Cara Jitu Memahami Investasi Jangka Pendek Anti Bonyok!

4-Cara-Jitu-Memahami-Investasi-Jangka-Pendek-Anti-Bonyok

Setiap orang wajib memiliki investasi sebagai salah satu instrumen penghasil uang yang mudah dicairkan. Bagi pemula yang hendak terjun ke dunia investasi, maka wajib memahami kelebihan dan kekurangan investasi jangka pendek dan panjang. Bila Anda memiliki dua jenis investasi tersebut, maka kehidupan finansial bisa lebih aman dari risiko. Meskipun dianggap cocok untuk pemula, Anda harus memahami strategi memilih investasi yang punya tingkat likuiditas tinggi dan pengembalian dana lebih cepat agar tidak rugi.

Strategi Penting Dalam Investasi Jangka Pendek

Dilansir dari kompas.com, pemula yang ingin memiliki investasi dengan sistem pengembalian dana lebih cepat dan relatif stabil, investasi jangka pendek cocok Anda mulai. Supaya Anda lebih aman dalam melakoni investasi yang sangat rentan mengalami inflasi ini, perhatikan beberapa hal penting berikut :

1. Jangan tergoda untuk menjual aset lebih cepat

Panik tidak akan menyelesaikan semua permasalahan yang Anda hadapi, termasuk manajemen kas usaha. Anda yang menjalankan bisnis dan memiliki aset berupa investasi jangka singkat ini, perhatikan kondisi pasar lebih dulu.

Misalnya Anda punya investasi dalam bentuk reksadana saham yang mengalami penurunan harga, maka jangan buru-buru menjual hanya karena kepanikan saja. Biasanya harga akan meningkat dalam kurun waktu tertentu sehingga Anda harus bijak dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

2. Selalu punya pikiran positif

Pikiran positif menjadi kunci agar Anda memiliki investasi jangka singkat yang bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan. Misalnya Anda yang punya jenis investasi berupa saham, maka jangan segera menjual karena terpengaruh nilai saham yang turun. Begitu pula dengan jenis investasi yang lain, misalnya bunga deposito yang terlalu rendah membuat Anda ingin mencairkannya tanpa melakukan perhitungan dana dialokasikan untuk kebutuhan jangka panjang.

3. Fokus pada kinerja jangka panjang

Selain tabungan, jenis investasi masa singkat yang bisa Anda pilih antara lain deposito, surat berharga atau obligasi, reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap. Tetap fokus pada kinerja investasi jangka panjang, misalnya saham tidak hanya mudah dicairkan dalam waktu singkat, tapi Anda bisa menunggu sampai nilai naik tinggi.

Anda harus tahu bahwa pasar saham bisa berubah karena berbagai faktor di lapangan. Kinerja pasar saham yang tengah menurun harus disikapi dengan baik, termasuk potensi pengembalian rata-rata yang tetap stabil di atas 10 persen per tahunnya. Investasi yang Anda miliki bisa menawarkan pengembalian yang cukup tinggi sehingga bisa memberikan penghasilan tambahan.

4. Melakukan langkah diversifikasi

Bagi pemula yang masih awam dan takut dengan risiko investasi, maka lakukan langkah diversifikasi yang aman. Intinya Anda bisa menjual sebagian saham atau investasi yang dimiliki dan mulai melakukan pengamanan finansial pada investasi yang lebih aman, misalnya logam mulia atau properti. Hal ini untuk mengatasi pengaruh investasi pada rasa kekhawatiran Anda yang masih pemula di bidang investasi, ya!

Anda juga bisa melakukan langkah diversifikasi dengan memilih bergabung P2P Lending yang lebih aman. Pasalnya, dana yang Anda setorkan akan memiliki pengembalian dana rata-rata lebih tinggi. Anda bisa menjadikan P2P Lending sebagai investasi jangka singkat yang relatif stabil, aman dan bebas risiko dengan masa tenor yang sangat singkat yaitu 1 bulan saja. Keren, bukan?

Yuk, segera mulai investasi jangka pendek Anda untuk rencana finansial masa depan yang lebih baik! Pemula bisa belajar investasi dengan sistem investasi yang lebih aman dan minim risiko lewat P2P Lending dengan sistem pengembalian mencapai 16 persen per tahun. Yakin tidak ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari investasi digital yang kekinian?

Belum ada Komentar untuk "4 Cara Jitu Memahami Investasi Jangka Pendek Anti Bonyok!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel